kompasnusantara.online
Jember – Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Yayasan Pendidikan Islam (YPI) As Sabrowi menggelar kegiatan pengajian umum yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme jamaah.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jum’at, 16 Januari 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga 23.30 WIB, bertempat di Halaman YPI As Sabrowi, Dusun Lumbung, Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.
Pengajian umum ini diikuti kurang lebih 750 orang jamaah yang terdiri dari para santri, alumni YPI As Sabrowi, serta masyarakat Desa Suren dan sekitarnya. Bertindak selaku penanggung jawab kegiatan adalah Bapak Santoso, selaku Ketua Panitia.


Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah ulama dan tokoh masyarakat, di antaranya:
KH. Kholil Sarkowi (Sukowono),
KH. Khozin Mudhar, Pengasuh PP Miftahul Ulum Suren,
KH. Miftahul Arifin Hasan, Pengasuh PP Ribath Miftahul Ulum Suren,
Tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Suren,
Para santri dan alumni YPI As Sabrowi,
Serta jamaah masyarakat dengan jumlah sekitar 750 orang.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian pembacaan Sholawat Nariyah yang dipimpin oleh Gus Roni.
Dalam sambutannya, Bapak Santoso selaku Ketua Panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya acara dengan lancar. Ia berharap melalui peringatan Isra Mi’raj ini dapat semakin menumbuhkan rasa cinta umat kepada Nabi Muhammad SAW.
Selanjutnya, acara diisi dengan tausiyah agama.


Dalam ceramahnya, KH. Kholil Sarkowi menyampaikan bahwa salah satu hikmah terbesar dari peristiwa Isra Mi’raj adalah tentang pentingnya shalat. Allah SWT meminta Rasulullah SAW naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat, sebagai bentuk komunikasi langsung antara hamba dan Rabb-nya. Shalat bukanlah beban, melainkan kebutuhan, karena sujud merupakan posisi paling dekat seorang hamba dengan Allah SWT.
Ia juga menegaskan bahwa Isra Mi’raj menjadi bukti kebesaran Allah SWT, kebenaran kenabian Nabi Muhammad SAW, serta adanya surga dan neraka. Peristiwa ini menunjukkan bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, termasuk hal-hal yang melampaui logika manusia.


Sementara itu, KH. Khozin Mudhar dalam tausiyahnya menekankan pentingnya kedekatan dengan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, ketika hati senantiasa tersambung dengan Nabi, maka perintah Allah SWT akan terasa nikmat dan penuh keberkahan.


Peringatan Isra Mi’raj ini juga menjadi wujud rasa syukur serta kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW. Acara dilanjutkan dengan Mahalul Qiyam, kemudian doa bersama yang dipimpin oleh KH. Miftahul Arifin Hasan, dan ditutup dengan penuh khidmat.


Untuk mendukung kelancaran acara, pengamanan dilakukan oleh:
4 personel Polsek Ledokombo,
1 personel Koramil Ledokombo,
2 personel Satpol PP Kecamatan Ledokombo,
20 personel pengamanan internal YPI As Sabrowi Suren,
serta 20 personel Banser Kecamatan Ledokombo.
Selama kegiatan berlangsung, acara berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *