kompasnusantara.online
Jember – Satlantas Polres Jember terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui program Polantas Menyapa yang digelar di Kantor Samsat Bersama Jember Timur, Kecamatan Patrang. Program ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, humanis, dan bebas dari praktik pungutan liar.
Melalui program tersebut, personel Satlantas turun langsung menemui masyarakat untuk memberikan pelayanan sekaligus edukasi terkait proses Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (Regident Ranmor), pengurusan STNK, serta informasi biaya resmi yang berlaku sesuai ketentuan Rabu, 10 juni 2026.
Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata, menegaskan bahwa Polantas Menyapa merupakan bagian dari reformasi pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Program ini adalah bentuk komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain memberikan informasi mengenai prosedur pelayanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), petugas juga mengedukasi masyarakat agar tidak menggunakan jasa calo serta memahami hak dan kewajiban saat mengurus administrasi kendaraan bermotor.
AKP Bagas menegaskan bahwa seluruh layanan di Samsat maupun Satpas harus berjalan dengan prinsip zero pungli. Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya praktik pungutan liar atau penyimpangan dalam pelayanan.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang bersih, profesional, dan bebas pungli. Seluruh informasi biaya dan prosedur harus diketahui masyarakat secara terbuka,” tegasnya.
Lebih dari sekadar pelayanan administrasi, Polantas Menyapa juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Melalui komunikasi yang terbuka dan pendekatan yang humanis, Satlantas Polres Jember berupaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Dengan pelaksanaan program secara berkelanjutan, Satlantas Polres Jember berharap mampu menciptakan pelayanan lalu lintas yang modern, berintegritas, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan semangat transformasi Polri Presisi dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan terpercaya.(wahyu)
